wb_sunny

Breaking News

Masker Kain Hanya Boleh Digunakan Maksimal 4 Jam

Masker Kain Hanya Boleh Digunakan Maksimal 4 Jam


Pandemi virus corona telah berlangsung selama lebih dari 6 bulan jika dihitung dari diidentifikasinya kasus pertama di Wuhan, China, akhir Desember silam.  Hingga kini, kasus-kasus baru masih terus dilaporkan di sejumlah wilayah, tidak terkecuali di Indonesia.  

Untuk menghadapi virus yang masih menyebar, pemerintah pun mengatur protokol-protokol yang harus ditaati dalam masa adaptasi kebiasaan baru ini.  Salah satu protokol wajib dari seluruh kegiatan di masa adaptasi kebiasaan baru adalah penggunaan masker kain.  

Sebelumnya, sebagaimana diketahui bahwa pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, meski sedang dalam keadaan sehat sekalipun. Namun demikian, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan masker, terutama untuk jenis masker kain yang dianjurkan bagi masyarakat. 

Ketentuan penggunaan masker kain Adapun penggunaan masker kain boleh digunakan oleh masyarakat yang sehat di tempat umum. 

Akan tetapi, perlu juga menjaga jarak aman 1 hingga 2 meter. Sementara itu, petugas kesehatan tidak disarankan menggunakan masker kain. Sebab, masker kain tidak bisa memproteksi dari partikel berukuran kecil, hanya partikel besar saja. 

Untuk partikel berukuran 3 mikron, masker kain hanya mampu memfiltrasi 10-60 persen. Selain itu, masker kain juga memiliki tingkat kebocoran yang tinggi. "Perlindungan terhadap droplet, ya ada. Tapi tidak ada perlindungan terhadap aerosol atau partikel yang airborne (mengapung di udara)," kata Dokter spesialis paru RS Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Erlina Burhan, Sp.P(K), M.Sc, pH sebagaimana dikutip Kompas.com, 1 April 2020 

Keuntungannya, masker kain bisa dipakai berulang, tetapi dengan dicuci terlebih dahulu menggunakan deterjen dan air hangat yang bisa mematikan virus, termasuk virus corona.

Efektif digunakan selama 4 jam Melansir Kompas.com, 15 April 2020, Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan, penggunaan masker kain efektif digunakan selama empat jam. " Masker kain bagi orang yang sehat maksimal dipakai tiga sampai empat jam, setelah itu harus diganti," kata Wiku.  

Sebelumnya, masker sempat menjadi barang langka di pasaran setelah pemerintah mengumumkan kasus positif Covid-19 pertama. Meski saat ini masker dapat diperoleh dengan mudah dan ditemukan di berbagai tempat, Wiku mengatakan bahwa benda itu dapat dibuat sendiri di rumah masing-masing. Adapun syarat minimal masker kain yang direkomendasikan Wiku adalah berbahan katun, menggunakan tiga lapis kain, kemudian disesuaikan dengan bentuk wajah. 

Cara melepaskan masker Penting untuk memahami tata cara penggunaan masker agar benar-benar dapat melindungi atau mengurangi risiko paparan virus.  

Bagian luar masker akan berhadapan dengan berbagai kuman dan bakteri yang tidak kasatmata. Oleh sebab itu, masyarakat selalu diiingatkan untuk memakai masker dengan baik dan benar, yaitu dengan menutup mulut dan hidung. "Yang penting adalah menutup dagu, mulut, sampai pipi," ujar Wiku. 

Berikut antisipasi cara melepaskan masker yang baik agar terhindar dari potensi infeksi virus corona. 

1. Lepaskan pengait masker di telinga kanan dengan tangan kanan 
2. Melepaskan pengait masker di telinga kiri dengan tangan kiri 
3. Masukkan masker itu ke dalam kantung plastik 
4. Cuci tangan dengan air dan sabun, atau pakai hand sanitizer. 
5. Jangan mencoba memegang area wajah, terutama mulut, hidung, atau mata, sebelum Anda mencuci tangan atau memakai hand sanitizer Dicuci kemudian dikeringkan, setelah itu dapat dipakai kembali. 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar