wb_sunny

Breaking News

Terapkan Protokol Kesehatan Dalam Keseharian

Terapkan Protokol Kesehatan Dalam Keseharian


Mulai hari ini pusat perbelanjaan atau mal di DKI Jakarta sudah bisa beroperasi secara terbatas. Pemprov DKI Jakarta memberikan sejumlah syarat agar mal-mal tersebut bisa kembali beroperasi. Syarat utama adalah melaksanakan protokol kesehatan, baik bagi para pengunjung dan karyawan yang bekerja di mal-mal tersebut.

Pelaksanaan protokol kesehatan adalah syarat mutlak. Jika pengelola mal abai dalam menjalankan protokol tersebut dan mengawasi pelaksanaannya, maka Pemprov DKI akan kembali menutup mal-mal tersebut. Hal ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terutama di tempat-tempat umum. Pembukaan mal sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 51 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Berdasarkan keterangan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, hari ini 80 mal yang bernaung dalam APPBI Jakarta yang dibuka kembali setelah sekitar tiga bulan ditutup. Meski mal-mal itu dibuka, ada beberapa tempat di dalam mal yang belum boleh beroperasi, antara lain bioskop, pusat kebugaran, arena bermain anak-anak, tempat pijat, dan tempat perawatan tubuh.

Pihak mal menyiapkan prosedur kesehatan bagi pengunjung, karyawan, dan karyawan tenant sesuai protokol kesehatan dan aturan pemerintah. Pihak pengelola mal akan melakukan pengawasan ketat agar pengunjung menjalankan prosedur tersebut, mulai dari pengecekan suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin, dan menjaga jarak fisik.

Jumlah pengunjung juga dibatasi hanya 50% dari kapasitas normal. Cairan pembersih tangan juga disediakan di beberapa lokasi strategis dan mudah dijangkau, seperti setiap pintu masuk mal, area customer service, ATM center, vending machine, dan lift.

Tidak hanya itu, pengelola mal juga akan memberikan pemberitahuan secara berkala untuk mengingatkan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan tersebut terus dilakukan, termasuk menegur pengunjung yang melepas masker selama berada di area mal.

Terkait pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan ini, jajaran TNI dan Polri menyatakan siap untuk ikut membantu pemerintah. Komitmen itu disampaikan tiga kepala staf TNI saat berolahraga bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di lingkungan Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor, kemarin.

Di sela-sela olahraga bersama itu, Kepala Negara menyampaikan pesan kepada TNI untuk tetap membantu dalam rangka mendisiplinkan masyarakat agar taat kepada protokol kesehatan. Disiplin terhadap protokol tersebut amat diperlukan supaya masyarakat dapat tetap produktif, namun aman dari penularan Covid-19.

Para kepala staf TNI pun menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat. Para prajurit TNI secara lebih giat akan turut mendisiplinkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan sehingga tetap produktif sekaligus aman dari Covid-19.

Kita tentu mengapresiasi sikap para pengelola mal yang menyatakan siap menjalankan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan. Hal ini penting, karena tanpa pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat maka tempat umum seperti mal akan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 secara massif. Tentu hal ini tidak kita inginkan.

Namun, pengawasan pengelola mal atau keterlibatan aparat TNI dan Polri dalam pelaksanaan protokol kesehatan tidak akan ada artinya jika kesadaran masyarakat rendah. Justru, kesadaran masyarakat tersebut merupakan kunci utama keberhasilan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Kita tentu tidak ingin gelombang kedua Covid-19 terjadi di Tanah Air. Kita telah merasakan betapa sulitnya kehidupan ketika segala kegiatan dibatasi dan dilarang, terutama aktivitas ekonomi. Penghasilan berkurang, bahkan banyak warga yang harus terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Kedisiplinan kita dalam melaksanakan protokol kesehatan sangat penting agar kehidupan bisa kembali normal.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar