wb_sunny

Breaking News

Jangan Sampai Perjuangan Mereka Sia-Sia

Jangan Sampai Perjuangan Mereka Sia-Sia


Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan saat ini dalam penanganan pasien virus corona (Covid-19). Demi menjalankan tugas menangani pasien virus corona, para tenaga kesehatan tersebut bahkan sudah lama tidak pulang bertemu keluarganya.

Mewakili para petugas kesehatan di Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet Jakarta, Ketua Tim Perawatan Covid-19 RSD Wisma Atlet Kapten Fitdy Eka membagikan kisah dan curahan hati para petugas kesehatan selama menjalankan tugas.

Dirinya bercerita, tugas menangani pasien positif virus corona merupakan tugas yang tergolong berat dan harus merelakan untuk tidak bertemu dengan keluarga dalam waktu yang cukup lama. Bersama petugas medis lainnya, ia mengaku sudah  sebulan lebih tidak bertemu dengan keluarga.

Pasalnya, para petugas kesehatan khawatir akan membawa Covid-19 dan menularkan kepada keluarga di rumah jika nekat untuk pulang. Adapun, di sela sela jadwal pergantian shift bekerja, masing-masing petugas memanfaatkan waktunya untuk melakukan video call bersama keluarga di rumah.

Selain suasana yang jauh dari rumah, para tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet juga "tersiksa" karena harus menggunakan alat pelindung diri (APD) penuh selama minimal delapan jam. Gerak yang terbatas, serta rasa lelah sudah menjadi santapan sehari-hari para tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet.

"Kondisi seperti itu, kami tak bisa makan, minum, dan melakukan kegiatan lain," ujar Kapten Fitdy Eka melalui video conference, Minggu (26/4).

Meski begitu, guna mencegah rasa bosan selama melakukan penanganan pasien positif virus corona, para petugas medis memanfaatkan fasilitas yang ada dengan melakukan olah raga masing-masing dengan prosedur pembatasan jarak yang dilakukan.

Ia pun memohon agar masyarakat untuk turut membantu, dengan cara mengikuti imbauan pemerintah terkait menjaga jarak serta yang terutama tetap berada di rumah.

Sebab, semakin banyak yang terinfeksi akan membuat semakin banyak pasien yang berdatangan, sehingga akan membuat tim medis kewalahan. Selain itu, dirinya juga memohon kepada masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada seluruh petugas medis yang saat ini sedang berjuang.

"Mohon dengan sangat kami juga manusia, yang kami laksanakan dengan hati, terimalah kami dengan hati. Saya yakin dan percaya indonesia kembali pulih terlepas dari Covid-19 ini," ujarnya.

Stigma negatif ini memang melekat pada para tenaga kesehatan selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Tak jarang beberapa tenaga medis ditolak oleh warga saat pulang ke rumah selepas bekerja, karena dianggap akan membawa virus corona.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar